Memilih Media Tanam yang Tepat untuk Tanaman

 

Media Tanam - Media tanam apa yang cocok untuk tumbuhan Anda? Banyaknya macam media tanam tentu membuat bingung. Namun, tidak perlu khawatir karena setiap media memiliki karakteristik yang berbeda dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tumbuhan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan media tanam yang akan digunakan.
Media Tanam
Media Tanam
Bila bicara keunggulan, media tanam organik jauh lebih baik dibandingkan dengan media tanam yang lain, misalnya media tanam anorganik. Sebelumnya, sudah ada empat media tanam yang pernah dibahas, yakni arang, humus, sekam padi, dan kompos. Kini ada empat lagi media tanam organik yang bisa dimasukkan dalam daftar untuk menumbuhkan tanaman favorit di rumah. Apa saja? Mari tengok tulisan di bawah ini!
Batang Pakis

Batang pakis banyak digunakan karena sifatnya yang menguntungkan, seperti mudah mengikat air, memiliki aerasi dan drainase yang baik, dan bertekstur lunak sehingga memudahkan akar tanaman untuk menembusnya. Batang pakis ada dua jenis, yakni batang paksi hitam dan batang pakis cokelat. Di antara keduanya, yang hitam lebih banyak digunakan sebagai media tanam. Batang pakis ini mudah dipotong dan banyak dijual dalam bentuk siap pakai. Hanya saja, perlu perhatian lebih untuk batang pakis siap pakai karena sering dihinggapi semut dan binatang kecil lainnya.

Media Tanam
Media Tanam
1. Moss
Moss umumnya berasal dari akar paku-pakuan dan banyak digunakan sebagai media tanam saat masa penyemaian hingga masa pembungaan tumbuhan. Media ini memiliki banyak kelebihan, seperti mudah mengikat air serta memiliki sistem drainase dan aerasi yang bagus. Moss juga memiliki banyak rongga sehingga memudahkan akar tanaman berkembang. Namun, agar hasil penanaman tumbuhan semakin optimal, kombinasikan dengan media tanam organik lain, seperti tanah gambut atau dedaunan kering.

2. Pupuk Kandang
Sudah bukan rahasia lagi bila pupuk kandang merupakan media tanam yang baik untuk tumbuhan. Pupuk yang berasal dari kotoran hewan ini memiliki kandungan mikroorganisme yang dapat membuat bahan-bahan sulit menjadi mudah untuk dicerna oleh tanaman. Kandungan haranya pun lengkap, seperti natrium (N), fosfor (P), dan kalium (K).

Bila ingin menggunakan pupuk kandang, sebaiknya pilih yang berwana hitam pekat sebagai tanda pupuk tersebut sudah matang dan siap untuk dipakai. Dengan menggunakan pupuk yang sudah matang juga merupakan salah satu cara untuk mencegah munculnya bakteri.

3. Sabut Kelapa
Sabut kelapa banyak juga digunakan sebagai media tanam. Penggunaannya lebih tepat untuk tumbuhan di daerah yang memiliki tingkat curah hujan rendah. Hal ini karena bila terkena air berlebih sabut kelapa dapat cepat lapuk dan tanaman pun mudah membusuk. Media sabut kelapa juga harus sering diberi fungisida karena sifatnya yang mudah ditumbuhi jamur. Meski begitu, media tanam ini juga memiliki keunggulan, di antaranya dapat menyimpan air serta mengandung unsur hara penting (kalsium, magnesium, kalium, natrium, dan fosfor). 

Foto: Tri R.
*dari berbagai sumber