Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan


Manfaat Kayu Manis Untuk KesehatanKayu Manis mempunyai nama latin Cinnamon yang merupakan bahasa Yunani yang berarti kayu yang manis. Kayu manis banyak tumbuh di pulau Jawa. Bagian dari pohon kayu manis yang dimanfaatkan adalah kayu bagian dalam yang berwarna lebih gelap karena pada bagian dalam tercium bau yang harum sedangkan bagian luar tidak berbau. Bagian dalam kulit kayu ini akan dikeringkan di bawah sinar matahari. Hasilnya, kulit kayu akan membentuk gulungan yang kemudian dipotong sepanjang 5-8 cm menjadi batang-batang kecil atau ditumbuk menjadi bentuk bubuk. Bentuk seperti inilah yang biasa kita temukan dan dimanfaatkan sebagai pengharum dan penambah rasa makanan, minuman atau dijadikan bahan aromaterapi dan parfum. 
Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan
Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan
Selain sebagai pengharum dan penguat rasa pada makanan dan minuman, kayu manis memiliki beberapa khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh, karena dalam kayu manis terdapat kandungan senyawa sinamaldehid turunan dari senyawa fenol. Dalam dunia kedokteran diketahui bahwa senyawa sinamaldehid memiliki sifat anti-agregasi platelet dan sebagai vasodilasator secara in vitro. Platelet sendiri adalah kolesterol yang menempel pada pembuluh darah dan pegumpulan (agregasi) platelet pada pembuluh darah dapat menyebabkan terjadinya aterosklerosis atau lemak mengeras pada pembuluh aerteri. Karena memiliki kadungan senyawa sinamaldehid, maka manfaat kayu manis adalah sangat luar biasa bagi kesehatan antara lain untuk menurunkan resiko aterosklerosis dan stroke. Selain itu khasiat kayu manis selama ini telah banyak digunakan untuk mengobati kencing manis (Diabetes Militus).

Berikut ini beberapa manfaat dari kayu manis

  1. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengatur gula darah, membuatnya menjadi pilihan yang cocok untuk penderita diabetes dan hypoglycemica. Dan merupakan kabar baik bagi siapa saja yang ingin meningkatkan energi agar lebih stabil.
  2. Mengurangi kadar kolesterol LDL. LDL juga dikenal sebagai kolesterol berbahaya. Mengurangi kolesterol LDL dapat membantu mengurangi resiko penyakit kardiovaskular.
  3. Memiliki senyawa anti infeksi alami yang ditemukan dalam studi. Kayu manis efektif terhadap H. pylori yaitu bakteri penyebab borok atau bisul dan patogen lainnya.
  4. Mengurangi rasa sakit terkait dengan arthritis, yang telah ditunjukkan dalam studi di Departemen of Internal Medicine, Rumah Sakit Kangnam Korea. Kayu manis digunakan untuk mengurangi sitokin terkait dengan nyeri rematik.
  5. Penelitian di University of Texas, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition and Cancer, menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker dan untuk pencegahan kanker.
  6. Mengandung serat, kalsium, zat besi, dan mangan meskipun dalam jumlah yang kecil untuk dosis khas bubuk kayu manis.
  7. Kayu manis mengandung zat kimia alami yang disebut cinnamaldehyde, yang menurut penelitian meningkatkan hormon progesteron dan menurunkan produksi testosteron pada wanita, sehingga membantu menyeimbangkan hormon yang mempengaruhi kesuburan.
  8. Kayu manis menawarkan perawatan terhadap berbagai penyakit neurodegenerative, termasuk penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, multiple sclerosis, tumor otak, dan meningitis, menurut penelitian di Laboratorium Penelitian sitokin, Departemen Experimental Therapeutics, The University of Texas. Penelitian mereka menunjukkan bahwa kayu manis mengurangi peradangan kronis terkait dengan gangguan neurologis ini.
  9. Penelitian tanaman obat India mengungkapkan bahwa kayu manis dapat berpotensi efektif terhadap HIV4. Menurut penulis penelitian, “ekstrak yang paling efektif terhadap HIV-1 dan HIV-2 masing-masing adalah kayu manis (kulit kayu) dan Cardiospermum helicacabum.
  10. Mencegah penyakit jantung. Dengan berkurangnya LDL, otomatis akan menyehatkan jantung.
  11. Menyehatkan pembuluh darah. Kolesterol LDL dalam tubuh membuat pembuluh darah akan tersumbat, kayu manis dapat mengurangi hal tersebut.
  12. Mengurangi peradangan kronis
  13. Mencegah Parkinson
  14. Mengobati alzheimer
  15. Mengobati tumor otak
  16. Mengobati meningitis

    Sumber: http://manfaat.co.id