Cegah Lumut di Jalan Setapak dan Pijakan Taman

Cegah Lumut di Jalan Setapak dan Pijakan Taman

bersihkan jalur sirkulasi berbatu
Jalan Setapak


bersihkan jalur sirkulasi berbatu
Jalan Setapak
Cegah Lumut di Jalan Setapak dan Pijakan Taman - Berjalan-jalan di taman memang lebih menyenangkan bila adanya jalur sirkulasi. Jalur sirkulasi dapat berupa jalur setapak (pathway) dan pijakan (stepping stone). Umumnya, material dapat berupa batu-batuan atau kayu. Namun, kegiatan tersebut menjadi tidak menyenangkan bila yang dipijak terasa licin dan berlumut, bukan?

Karena itu, kehadiran lumut ini harus dicegah, terutama pada material batu, seperti batu paving agar tidak merusak pemandangan taman serta tidak membahayakan saat beraktivitas. Untuk mencegah, harus diketahui terlebih dahulu penyebab munculnya lumut. Lumut ada karena bebatuan kurang mendapat sinar matahari dan air hujan yang tidak terserap secara sempurna.

Atasi masalah ini dengan, membangun jalur sirkulasi agak miring sehingga air di atasnya dapat mengalir ke tanah. Sementara untuk cahaya matahari, pastikan kehadirannya dengan tidak membiarkan dedaunan atau pepohonan menghalangi sinar matahari ke arah jalur sirkulasi. Caranya, dapat dengan memangkas tanaman dan rumput secara teratur. Peranan sinar ini sangat penting agar batu-batu tersebut tidak lembab dan menjadi awal timbulnya lumut.

Namun, bila lumut sudah mulai bermunculan, cara cepat tentu dengan menyikat batu dengan sabun atau deterjen. Lalu, siram batu dengan air panas untuk membunuh benih lumut yang masih tersisa. Selanjutnya, dapat dengan menyemprotkan cairan fungisida atau untuk menghemat biaya bisa menaburkan kapur bangunan yang sudah dihaluskan. Terakhir, tambahkan bubuk semen di atas batu agar bubuk tersebut mengeras dan menyatu dengan pori-pori bebatuan.


Sekian artikel mengenai Cegah Lumut di Jalan Setapak dan Pijakan Tamansemoga Artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.