Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe

Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe 

Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe- Terdapat beberapa hama dan penyakit yang sangat berbahaya bagi tanaman cabe. Salah satunya adalah keriting daun. Kriting daun ini sangat identik sekali dengan tanaman cabe. Saat kita menanam cabe maka kita harus benar- benar mengerti apa yang menyebabkan daun cabe ini kriting, yuk kita simak tips dibawah ini

Keriting daun pada cabe disebabkan oleh virus yang merusak klorofil daun dan berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan menurunnya produksi bahkan tanaman akan mati secara perlahan.

Penyebab Keriting Daun pada Cabe
Keriting daun pada cabe diawali oleh hama thrips, yaitu kutu berwarna putih (kutu kebul), panjang tubuh lebih kurang 1 mm, serangga ini tergolong kecil namun dapat dilihat dengan mata, hama ini merupakan pemangsa segala jenis tanaman.

Kutu kebul menyerang tanaman muda secara bergerombol, daun yang terserang akan mengerut dan kemudian melingkar, cairan manis yang dikeluarkan oleh kutu kebul akan mengundang semut dan embun jelaga berdatangan. Embun jelaga yang berwarna hitam ini menandakan adanya serangan kutu thrips.
Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe

Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe

Gejala Serangan Hama Trips (kutu kebul) dan Virus:
  1. Adanya garis-garis pada daun dan berwarna keperakan seperti noda akibat dimakan kutu thrips.
  2. Kemudian warna tersebut berubah menjadi coklat muda.
  3. Kutu thrips berada pada bagian bawah daun dan mudah terlihat disaat pagi hari atau sebelum terik matahari, kutu thrips pada saat terik akan sembunyi di sela-sela daun sehingga kurang terlihat.
  4. Hama kutu thrips merupakan sebagai carrier atau pembawa virus yang menyebabkan penyakit keriting daun pada tanaman cabai, apabila tanaman telah terserang virus yang dibawa oleh kutu thrips maka penanggulangan akan sulit karena tidak ada obat kimia yang dapat mengatasi, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencabut batang dan dimusnahkan dengan cara dibakar.
Gejala serangan virus pada tanaman cabe adalah:
  1. Bercak kuning di atas permukaan daun, perlahan meluas hingga seluruh permukaan daun menguning.
  2. Bentuk daun menjadi lebih kecil dari ukuran normal.
  3. Daun melengkung dan kaku.
  4. Daun terlihat keriting.
  5. Setelah kuning daun sebagian besar rontok.
  6. Di bawah permukaan daun terdapat hama/kutu berwarna putih.
Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi tanaman cabe yang terserang hama dan penyakit daun keriting, yaitu sebagai berikut:
  1. Melakukan penyemprotan pada tanaman cabai yang terserang dengan air pada pagi dan sore hari. Hal ini dimaksudkan agar serangga tidak aktif untuk berkembang biak. Sehingga tidak terjadi ledakan hama.
  2. Melakukan budidaya cabe di dalam rumah plastik (greenhouse) yang steril, sehingga kutu kebul tidak bisa masuk dan menyerang cabe.
Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe

Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe

Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe Secara Organik
Jika tanaman cabe sudah terlajur terserang keriting daun, maka kita harus membuat obat semprot atau pestisida. Kami melakukan budidaya cabe secara organik, oleh karena itu, pestisida yang kami gunakan juga organik, artinya memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun-daunan.
Berikut ini cara mencegah keriting daun pada cabe dengan pestisida organik:
Bahan pestisida organik antara lain:
  1. 1 kg daun brotowali atau bisa juga digantikan dengan daun-daun yang pahit.
  2. 10 sendok makan kapur
  3. 1 kg kunyit
Cara membuat pestisida organik sebagai cara mencegah keriting daun pada cabe adalah sebagai berikut:
  1. ketiga bahan tadi ditumbuk dan diambil airnya
  2. dicampur dengan air 30 sampai 50 liter.
Cara penggunaan:
disemprot ke daun secara merata dengan stelan berkabut.
Ingat, jangan sampai terlewat bagian bawah daun, karena kutu kebul bersarang pada daun bagian bawah.

Baca juga Tips dan Inspirasi Berkebun lainnya:
Sekian artikel mengenai Cara Mencegah Keriting Daun pada Cabe, semoga Artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.