Berkebun Di Dalam Rumah Itu Asyik dan Menyenangkan

Berkebun Di Dalam Rumah

Berkebun Di Dalam Rumah Itu Asyik dan Menyenangkan - Tidak punya halaman untuk berkebun? Kami akan menunjukkan cara membuat rumah Anda lebih hijau dengan berkebun dalam rumah.

Selain menambah tekstur dan warna pada dekorasi rumah Anda, tanaman rumah ini sebenarnya juga sangat berguna untuk  membersihkan dan memperbarui udara dalam ruangan yang pengap. Tanaman rumah akan menyerap dan memfilter racun, polutan dan karbon dioksida yang kita keluarkan melalui hidung saat menghembuskan nafas, dan kemudian menggantinya dengan oksigen. Dan kita tidak hanya membicarakan tanaman  dedaunan, tapi juga tanaman bunga – Seruni (Chrysanthemums), Gerbera atau Hebras, Violet Afrika, Cyclamen dan Kalanchoes yang tak hanya cantik,  namun juga efektif. Anggrek memiliki kelebihan sebagai salah satu dari sedikit tanaman yang memproduksi oksigen di malam hari. Jadi  berikanlah diri Anda – dan rumah Anda – keuntungan, dengan  menumbuhkan beberapa tanaman di dalam rumah. 
Berkebun Di Dalam Rumah Itu Asyik dan Menyenangkan
Berkebun Di Dalam Rumah Itu Asyik dan Menyenangkan

Cara Merawat Tanaman di Dalam Rumah Agar Tetap Subur Dan Sehat

Untuk menjaga agar tanaman tetap indah memang dibutuhkan lebih dari sekedar menyiram dan membersihkan dedaunan saja. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah:
  1. Cahaya. Jumlah cahaya yang diterima tanaman sangat penting bagi kelangsungan hidup tanaman tersebut.  Carilah informasi tentang tanaman sebelum memutuskan  di mana meletakkannya. Karena cahaya  yang masuk ke dalam ruangan cenderung minim, sering kali pilihan Anda terbatas pada tanaman yang hanya membutuhkan sedikit cahaya/tempat teduh, kecuali jika Anda memiliki jendela lebar yang menghadap ke utara. Ada banyak tanaman yang bisa bertahan jika diletakkan di samping jendela yang terang benderang.
  2. Penyiraman. Terlalu banyak penyiraman sangat tidak diperbolehkan, karena kebanyakan tanaman tidak menyukai akar yang tergenang air. Ini akan membuat akar membusuk dan  menghalangi jalan oksigen  menuju akar, sehingga memperlambat pertumbuhan dan membunuhnya. Tanah harus dibiarkan kering sebelum disiram lagi, kecuali untuk keluarga pakis dan tanaman yang harus selalu lembap. Anda bisa menguji tanah dengan mengangkat pot untuk merasakan beratnya, atau dengan  menusukkan jari ke dalam tanah untuk mengetahui kedalaman kelembapannya. Setelah tanah, atau beberapa sentimeter pertamanya sudah kering, siram tanaman sepenuhnya. Pastikan tanah benar-benar basah, lalu biarkan kelebihan airnya mengalir keluar.
  3. Pemupukan. Beri makan tanaman dalam rumah dengan pupuk cair organik yang bagus sekitar sekali sebulan atau setiap penyiraman keempat.
  4. Hama & Penyakit. Tanaman dalam ruangan lebih rentan terhadap hama dan penyakit, karena udara yang hangat dan kurangnya sirkulasi udara. Awasi tanda-tanda atau warna aneh pada daun, atau  jejak-jejak hama pada tanaman. Untuk mengatasinya, lebih baik bawa foto tanaman Anda ke toko tanaman untuk mengidentifikasi masalah dan memilih produk yang sesuai.
Tips Penting: Penggunaan cairan pencuci piring yang telah  diencerkan dengan air hangat pada daun bisa menghilangkan hama atau jamur – namun jangan sampai mengenai tanah.

Baca juga Tips dan Inspirasi Berkebun lainnya:
Sekian artikel mengenai Berkebun Di Dalam Rumah Itu Asyik dan Menyenangkan, semoga Artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.