5 Alasan untuk Berkebun secara Vertikal

Dalam beberapa tahun belakangan ini kita semua menyadari bahwa ada banyak manfaat yang kita dapatkan jika kita bisa memenuhi kebutuhan makanan segar di halaman belakang rumah kita sendiri. Karena dengan kebutuhan makanan sendiri maka kita mendapatkan makanan yang layak jika dibanding jika kita harus membelinya di toko.

Anda mungkin setuju bukan dengan yang saya kemukakan di atas, namun kemudian munculah sebuah kendala bahwa kita tidak punya cukup tanah yang luas untuk tempat kita berkebun nantinya. Maka berkebun secara vertikal adalah solusinya.



Mengapa kita Harus Menuumbuhkan tanaman secara vertikal
Anda sudah tahu semua alasan yang tepat mengapa kita harus menanam sayuran di rumah sendiri. Tetapi ada beberapa alasan yang sangat baik mengapa kita harus berkebun secara vertikal, yuk disimak

1. Kurangnya lahan berkebun dirumah 
Kurangnya lahan biasanya menjadi alasan pertama mengapa kita tidak mau menumbuhkan sayur dirumah. Namun dengan Berkebun vertikal maka kita bisa membuka pikiran bahwa orang-orang yang hidup di daerah perkotaan dan pinggiran kota, serta mereka yang tinggal di apartemen dan kondominium bahwa mereka juga bisa tetap berkebun, yaitu dengan berkebun secara vertikal.


2. Kurang Waktu & terlalu sibuk
Kebanyakan dari kita menjalani kehidupan yang sangat padat, sehingga untuk menanam sayuran dirumah mungkin tampak seperti usaha besar. Maka yang dapat anda lakukan adalah gunakanlah pot atau kontainer agar waktu anda tidak banyak terbuang hanya untuk menyiram dan merawatnya.


3. Vertikal berkebun metode yang sempurna bagi mereka dengan keterbatasan fisik
Tukang kebun di kursi roda atau dengan tantangan fisik lainnya menemukan bahwa sayuran yang tumbuh di dalam pot dan kontainer membuat hobi mereka bisa tetap terlaksana dan bisa jauh lebih mudah.

4. Vertikal Berkebun Menghemat Uang
Jika Anda berniat untuk membuat hamparan kebun secara vertikal, maka tanaman yang tumbuh secara vertikal akan menghemat uang anda untuk membeli tanah karena Anda tidak akan membangun bedengan yang baru. Anda hanya memerlukan sedikit tanah hanya cukup untuk akar tanaman. Selain itu kebutuhan konpos pun lebih sedikit karena anda hanya menabur di tempat yang benar-benar membutuhkannya tapi Anda mungkin harus menghabiskan sedikit waktu untuk memperoleh tanaman anda tumbuh secara vertikal, dan keuntungan lainnya adalah dengan tanah yang sedikit maka  kebutuhan air untuk menyirampun jadi lebih sedikit bukan.


5. Anda akan terhindar dari Gulma, Hama dan Penyakit
Dengan tanah yang sedikit maka gulma yang tumbuhpun akan kauh lebih sedikit.  Tanaman yang ditanam secara vertikal memiliki keuntungan dari sirkulasi udara yang baik. Lebih sirkulasi udara di sekitar dedaunan tanaman berarti lebih sedikit masalah dengan hama dan penyakit. Hal ini menciptakan tanaman lebih kuat dan buah lebih maksimal pertumbuhannya. Dan, berkebun vertikal akan jauh lebih sedikit limbah buah karena membusuk terkena genangan air. Dengan menumbuhkan tanaman secara vertikal maka anda akan mengurangi kontak tanaman anda dengan tanaman lain yang yang dapat menimbulkan penyakit yang menular melalui kontak fisik dedaunan.

Baca juga:


Itu benar, berkebun vertikal benar-benar dapat meningkatkan produksi sayuran Anda dan menawarkan karunia yang lebih besar. Hal ini disebabkan tanaman dan sayuran menerima sirkulasi udara yang lebih baik, dan sinar matahari, yang membantu menjaga dedaunan agat tetap sehat. Tanaman sehat dengan hama dan penyakit kurang menawarkan limbal hasil yang lebih besar bahkan jika itu di ruang yang lebih kecil.
Aku punya perhatian Anda sekarang, kan? Satu hal lagi, berkebun vertikal bukan hanya tentang tanaman vining. Tanaman yang vertikal menantang seperti stroberi, selada, dan lobak semua bisa tumbuh secara vertikal, juga. Menggantung keranjang, wadah stackable, dan kantong dinding adalah cara-cara untuk tumbuh tanaman tidak merambat.